Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penyakit hati



 Halodoc, Jakarta – Setiap orangtua pastinya akan menantikan setiap pertumbuhan dan perkembangan buah hati, termasuk saat pertumbuhan gigi. Sebaiknya perhatikan pertumbuhan balita saat memasuki usia 47 bulan. Biasanya, bayi akan lebih sering memasukkan tangan ke mulut, hingga mulai menggigit barang yang sedang digenggam. Hal ini bisa menjadi tanda bahwa gigi pertama akan muncul.

Baca juga: Usia 1 Tahun Belum Tumbuh Gigi, Wajarkah?

Meskipun pertumbuhan gigi merupakan salah satu pencapaian dalam tumbuh kembang anak, tetapi kondisi ini akan dialami oleh tiap anak berbeda-beda. Untuk itulah, pertumbuhan gigi biasanya diberikan rentang waktu beberapa bulan hingga akhirnya dapat tumbuh dengan optimal. Nah, bagi orangtua, sebaiknya kenali tanda lain yang menjadi gejala pertumbuhan gigi pada anak serta perawatan yang tepat agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan gigi.

Urutan Pertumbuhan Gigi pada Bayi

Proses pertumbuhan gigi anak tentunya akan berbeda tiap anak. Ada beberapa bayi yang sudah memiliki gigi pertama saat memasuki usia 4 bulan, bahkan ada beberapa bayi yang belum memiliki gigi meskipun sudah berusia 1 tahun. Pertumbuhan gigi menjadi kondisi yang ditentukan oleh beberapa faktor, seperti faktor genetik, asupan kalsium ibu saat menjalani kehamilan, bayi yang mengalami kekurangan nutrisi, hingga adanya gangguan kesehatan.

Umumnya, gigi yang akan muncul pertama kali merupakan gigi depan bawah. Setelah itu, saat memasuki usia 3 tahun, biasanya gigi susu sudah lengkap. Berikut ini urutan pertumbuhan gigi susu pada anak:

  1. Gigi seri tengah bawah: usia 6–10 bulan.
  2. Gigi seri tengah atas: usia 8–12 bulan.
  3. Gigi seri samping atas: usia 9–13 bulan.
  4. Gigi seri samping bawah: 10–16 bulan.
  5. Gigi geraham pertama atas: 13–19 bulan.
  6. Gigi geraham pertama bawah: usia 14–18 bulan.
  7. Gigi taring atas: usia 16–22 bulan.
  8. Gigi taring bawah: usia 17–23 bulan.
  9. Gigi geraham kedua bawah: usia 23–31 bulan.
  10. Gigi geraham kedua atas: usia 25–33 bulan.

Baca juga: 6 Tanda Si Kecil Mulai Tumbuh Gigi

Itulah urutan pertumbuhan gigi yang perlu ibu tahu berdasarkan jenis serta usia anak. Sebaiknya jangan khawatir jika anak mengalami keterlambatan pertumbuhan gigi tanpa adanya gejala gangguan kesehatan lainnya. Namun, tidak ada salahnya untuk menggunakan aplikasi Halodoc dan bertanya langsung pada dokter penyebab keterlambatan pertumbuhan gigi pada anak.

Kenali Tanda Anak Tumbuh Gigi

Saat mengalami pertumbuhan gigi tentunya ada rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh bayi. Kondisi ini dapat menyebabkan bayi menjadi lebih rewel dari biasanya. Tidak hanya itu, biasanya saat akan tumbuh gigi bayi akan lebih sering mengeluarkan air liur. Selain itu, kondisi ini menyebabkan bayi lebih sering menggigit barang-barang yang ada digenggaman. Hal ini disebabkan akibat gusi yang terasa gatal.

Tanda lain dari kondisi tumbuh gigi adalah pembengkakan pada gusi. Pembengkakan gusi biasanya akan disertai dengan gejala lain, seperti gusi merah dan tampak bengkak. Pembengkakan gusi juga akan disertai dengan munculnya titik putih yang menandakan adanya gigi yang akan tumbuh.

Tidak jarang, pertumbuhan gigi membuat anak menjadi demam. Jangan ragu untuk segera kunjungi rumah sakit jika demam yang dialami anak tidak dapat diatasi dari rumah. 

Perawatan Gigi Susu

Akhirnya yang ibu nantikan pun muncul! Gigi pertama yang muncul pada bayi dikenal juga dengan sebutan gigi susu. Meskipun masih gigi pertama, tetapi sebaiknya ibu perlu tetap merawat gigi tersebut agar anak terhindar dari berbagai gangguan kesehatan gigi.

Lalu, bagaimana merawat gigi susu pada bayi? Meskipun gigi masih kecil, tetapi tidak ada salahnya untuk rajin membersihkan dengan alat atau tisu khusus untuk gigi. Cara ini dilakukan agar tidak ada bakteri berkembang pada gigi. 

Baca juga: Bayi Belum Tumbuh Gigi, Ini 4 Penyebabnya

Selain itu, hindari pemberian botol susu saat anak tertidur. Sisa minuman manis yang menempel pada gigi anak dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Perlukah dibawa ke dokter gigi anak? Nyatanya sangat perlu. 

Ibu bisa melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan gigi anak sejak anak memiliki gigi pertamanya. Saat anak mulai besar dan memasuki usia 2 tahun, ajarkan anak untuk rutin memeriksakan kesehatan gigi setiap 6 bulan sekali. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan balita dapat berjalan dengan optimal.